Minggu, 24 Juni 2012

Masjid Kusuma Nur-Surabaya (21/06/2012)
            Ghoyah adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh warga CSS MoRA menjelang ujian tengah semester ataupun ujian akhir semester. Kegiatan ini meliputi pembacaan dziba’ dan dzikir-dzikir istighosah. Sedangkan peringatan Isra’ Mi’raj adalah program khusus, karena dilaksanakan sekali dalam setahun. Kedua program kerja ini dibentuk oleh Pengurus Departemen kesantrian CSS MORA Unair 2012/2013.

Pada kesempatan ini, istighosah dan dzibaiyah dilaksanakan bersamaan dengan peringatan isra’ mi’raj yang keduanya dikemas dalam acara pengajian bersama warga sekitar Masjid Kusuma Nur, Jl. Menur gang ABM, Surabaya dengan tema “Membangun Jiwa Pemuda dengan Meneladani Rasulullah SAW”. Acara ini dihadiri oleh sebagian anggota CSS MoRA Unair dan warga sekitar masjid. Berlangsung dari pukul 17.30 hingga 22.00 dengan khusyu’ dengan susunan acara yang sedemikian rupa, misalnya saja ada tari shplawat oleh adik-adik sekitar masjid yang lucu, lalu pengajian yang menarik oleh Ustadz Zainal Arifin. Pada akhirnya, acara ini diharapkan bisa bermanfaat bagi semua kalangan, baik warga, maupun mahasiswanya sendiri. Shollu ‘ala Nabii Muhammadddd!!
 
Rabu / 20 Juni 2012 @Sekretariat CSS MoRA UNAIR
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Departemen Kominfo yang bertujuan untuk meningkatkan rasa kepemilikan antar pengurus Kominfo. Upgrading yang meliputi pelatihan desain grafis, layouter dan blogging akan dilakukan selama 2-3 kali pertemuan. Pada kegiatan upgrading sesi pertama dihadiri oleh personil departemen kominfo dan sebagian redaktur An-Nihayah di sekretariat CSS MoRA tercinta. Berlangsung dari jam 20.00-21.30 ini berlansung seru. Kegiatan ini memberi kesan yang bagus bagi peserta yang mengikutinya, karena bisa memperoleh banyak pengetahuan terkait desain grafis maupun layouter. Upgrading sesi pertama ini, disampaikan oleh Khoirotul Mursyidah, kimia angkatan 2009 yang juga anggota dari CSS MoRA Unair. Oke Guys, inilah upgrading sesi pertama dari departemen Kominfo…tunggu upgrading sesi selanjutnya ya…tentunya dengan materi yang lebih seru dan asyik.


Selasa, 10 April 2012

Rabu, 28 Maret 2012 @ XXI Grand City Mall Surabaya

Acara ini merupakan salah satu program kerja KESMA yang berwujud acara nonton bersama yang bertujuan untuk mempererat hubungan antarkeluarga CSS MoRA Unair. Kassanobar kali ini dihadiri oleh 31 orang anggota CSS MoRA UNAIR. Acara yang berlansung di bioskop XXI Grand City Mall Surabaya ini membuat penonton takjub akan karya anak bangsa Indonesia yang berhasil melahirkan film sedahsyat The Raid.


Film ini berceritakan tentang sekelompok tim SWAT yang tiba di sebuah blok apartemen kumuh dengan misi menangkap pemiliknya – seorang raja bandar narkotik bernama Tama. Blok ini tidak pernah digerebek atau pun tersentuh oleh Polisi sebelumnya. Sebagai tempat yang tidak dijangkau oleh pihak berwajib, gedung tersebut menjadi tempat berlindung para pembunuh, anggota geng, pemerkosa, dan pencuri yang mencari tempat tinggal aman. Mulai bertindak di pagi buta, kelompok SWAT diam-diam merambah ke dalam gedung dan mengendalikan setiap lantai yang mereka naiki dengan mantap.

Penyeragapan mereka terbongkar ketika gerakan mereka terpantau oleh kamera pengintai di gedung tersebut. Dari penthouse suite-nya, Tama memerintahkan untuk mengunci gedung apartemen dengan memadamkan lampu dan menutup semua jalan keluar. Terjebak di lantai 6 tanpa komunikasi dan diserang oleh penghuni apartemen yang diperintahkan oleh Tama, tim SWAT harus berjuang melewati setiap lantai dan setiap ruangan untuk menyelesaikan misi mereka dan bertahan hidup.

Penggalan cerita diatas adalah sinopsis atau cerita dari film Indonesia berjudul The Raid (Serbuan Maut) yang rencananya akan mulai tayang pada 2012 nanti. Film ini sendiri sudah memulai debut World Premiere-nya pada Toronto International Film Festival, dan sukses menuai banyak pujian.

Film The Raid disutradarai oleh Gareth Evans dan dibintangi oleh Iko Uwais. Sebelumnya, mereka berdua memang pernah sukses bersama ketika melahirkan film laga Merantau. Selain mereka, Film ini juga diramaikan oleh Ray Sahetapy, Pierre Gruno dan Donny Alamsyah.

Menurut Arie Sugantoro yang memproduseri film ini, pada awalnya The Raid akan diedarkan di Indonesia dengan judul Serbuan Maut. Namun dengan berbagai pertimbangan, akhirnya mereka memutuskan akan menggunakan judul yang sama dengan versi internasional. Dan yang lebih membanggakan, untuk versi internasional yang akan beredar worldwide tahun depan, music scoring akan ditangani Mike Shinoda (Linkin Park) & Joe Trapanase (composer Fast Five, Tron Legacy & Dexter Series)!


Ahad / 1 April 2012 @ Kampus B UNIAR

Acara ini merupakan salah satu program kerja KESMA yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan personil Kesma, khusunya dalam rangka mempererat hubungan antarkeluarga CSS MoRA Unair.  Acara yang dihadiri oleh seluruh personil dari Departemen Kesma ini berlangsung mulai pukul 16.00 – 17.30 WIB.  Isi materi yang disampaikan berkaitan mengenai event organizer khususnya dalam mengkonsep sebuah acara yang having fun yang disampaikan oleh Ershad Nashir Nasution, S.Ked (CSS MoRA 2007)
CSSMoRA Unair (31 Maret 2012). Departemen Kesantrian yang saat ini diketuai oleh Mohammad Yusuf menjadikan proker rutinan Santri Ngaji Kitab, atau lebih sering disebut SanTab, yang tahun lalu hanya bertempat di Kantor Sekre  CSSMoRA kini, dijadikan proker rutinan yang berpindah-pindah tempatnya. Sebut saja, Sabtu terakhir setelah sebelumnya SanTab dilaksanakan di Sekre CSSMoRA dan Student Center Kampus C, kini dilaksanakan di Masjid Kusuma Nur yang terletak di Jl. Menur Gang ABM, Jojoran ini.

Pengajian kitab klasik ‘Fathul Qorib’ dengan bab yang dikaji tentang bab jual beli (buyu’) diisi oleh Ustadz Zainal Arifin ini disambut hangat oleh warga CSSMoRA dan juga warga sekitar masjid. Hal ini terlihat oleh sekitar 17 anak CSSMoRA dan 20-an ibu-ibu yang bertandag ke masjid untuk mendengarkan ceramah.

“Harapan saya semoga SanTab bareng warga ini bisa tetap dilaksanakan di masjid sebulan sekali pada minggu ketiga dengan tujuan yang antara lainnya untuk mengajarkan kita mengabdi kelak.” Ujar Ketua Departemen Kesantrian, Mohammad Yusuf diakhir penutupan pengajian.